Etika Publikasi

Etika Publikasi Jurnal Misi Elfrida Harder

Jurnal Misi Elfrida Harder berkomitmen menjaga integritas akademik dan etika publikasi sesuai dengan prinsip transparansi, objektivitas, dan tanggung jawab ilmiah. Seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi (editor, reviewer, dan penulis) wajib mematuhi standar etika berikut.

1. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab untuk:

  • Menentukan kelayakan naskah berdasarkan kualitas akademik, relevansi dengan fokus dan scope jurnal, serta kontribusi ilmiah.

  • Melakukan evaluasi naskah secara objektif tanpa diskriminasi atas dasar gender, agama, suku, latar belakang institusi, atau pandangan teologis.

  • Menjaga kerahasiaan naskah dan identitas reviewer dalam proses peer-review.

  • Menghindari konflik kepentingan dalam proses editorial.

  • Mengambil tindakan yang tepat terhadap dugaan pelanggaran etika publikasi (plagiarisme, fabrikasi data, duplikasi publikasi, dll.).

2. Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer berkewajiban untuk:

  • Memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, dan tepat waktu.

  • Menjaga kerahasiaan naskah yang ditinjau.

  • Mengidentifikasi referensi relevan yang belum dicantumkan oleh penulis.

  • Melaporkan indikasi plagiarisme, duplikasi publikasi, atau pelanggaran etika lainnya.

  • Menolak melakukan review apabila terdapat konflik kepentingan.

3. Tanggung Jawab Penulis

Penulis wajib:

  • Menyajikan karya asli dan bebas dari plagiarisme.

  • Menjamin bahwa naskah belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dipertimbangkan di jurnal lain.

  • Menyebutkan sumber secara tepat dan akurat.

  • Memastikan bahwa semua pihak yang berkontribusi signifikan dicantumkan sebagai penulis.

  • Mengungkapkan potensi konflik kepentingan.

  • Bersedia melakukan revisi sesuai hasil review.

  • Memberikan klarifikasi atau koreksi apabila ditemukan kesalahan setelah publikasi.

4. Plagiarisme dan Pelanggaran Etika

Setiap naskah akan diperiksa menggunakan perangkat deteksi plagiarisme. Naskah dengan indikasi plagiarisme, fabrikasi data, manipulasi kutipan, atau duplikasi publikasi akan ditolak. Jika pelanggaran ditemukan setelah publikasi, redaksi berhak melakukan koreksi, penarikan (retraction), atau tindakan lain sesuai standar etika publikasi internasional.

5. Konflik Kepentingan

Semua pihak (penulis, editor, dan reviewer) harus mengungkapkan segala bentuk konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas proses publikasi.