REKONSTRUKSI METODE MISI GEREJA BAGI PERTUMBUHAN IMAN REMAJA DI ERA DIGITAL
Kata Kunci:
Misi Gereja, Rekonstruksi, Pertumbuhan Iman, Remaja, Era Digital, Metode PelayananAbstrak
Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi membawa perubahan besar dalam kehidupan remaja, termasuk dalam cara mereka memahami iman, membangun relasi, dan berpartisipasi dalam kehidupan gereja. Remaja masa kini hidup dalam lingkungan yang dipengaruhi oleh media sosial, internet, dan budaya modern yang serba cepat, sehingga metode
pelayanan gereja yang masih bersifat konvensional sering kali tidak lagi mampu menjawab kebutuhan rohani mereka. Kondisi ini menyebabkan sebagian remaja kurang tertarik mengikuti kegiatan gereja dan mengalami pertumbuhan iman yang tidak maksimal. Oleh karena itu, gereja perlu melakukan pembaruan dalam metode pelayanannya agar tetap relevan dengan
perkembangan zaman. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya rekonstruksi metode misi gereja bagi pertumbuhan iman remaja di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan teologis dan kontekstual, melalui penelaahan terhadap buku, jurnal, dan literatur yang berkaitan dengan misi gereja, pertumbuhan iman, pelayanan remaja,
serta perkembangan budaya digital. Melalui kajian tersebut, diperoleh pemahaman bahwa pembinaan iman remaja membutuhkan metode yang lebih kontekstual, relasional, dan partisipatif. Rekonstruksi metode misi gereja dapat dilakukan melalui pendekatan mentoring rohani, pembinaan kehidupan doa, pengembangan ibadah yang kreatif, kegiatan retret,
pembelajaran Alkitab yang interaktif, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pelayanan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu remaja mengalami pertumbuhan iman yang lebih mendalam dan tetap terlibat dalam kehidupan gereja di tengah perubahan zaman.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Misi Elfrida Harder

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.